Apakah boleh Muslim mengucapkan Selamat Natal?

Natal 2019 telah tiba, beragam ucapan Natal bertebaran seperti pada tahun-tahun sebelumnya, akan tetapi ada satu pertanyaan yang mengiringi momen ini, yaitu apakah seorang Muslim boleh mengucapkan selamat natal kepada umat Nasrani? Untuk mendapatkan jawabannya, di bawah ini Kami jelaskan secara ringkas.

Apa itu Natal

Perlu diketahui terlebih dahulu bahwa Natal adalah hari raya umat Kristen yang diperingati setiap tahunnya pada tanggal 25 Desember, hari raya ini bertujuan memperingati hari lahirnya Yesus Kristus, momen ini selalu meriah dan menyeluruh di semua tempat.

Dari ringkasan arti Natal di atas, bisa saja didapatkan kesimpulan bahwa jika seorang Muslim mengucapkan selamat hari Natal, maka sama saja dengan mengucapkan selamat kepada lahirnya Yesus Kristus, sebagian pihak mengatakan ini akan merusak akidah agama bagi seorang Muslim.

Boleh mengucapkan selamat Natal

Sedangkan sebagian lainnya berpendapat berbeda, dimana seorang Muslim boleh mengucapkan selamat hari Natal kepada umat Nasrani dalam rangka ikut senang terhadap  kebahagiaan manusia lainnya yang merayakan Natal, bukan bermaksud ikut serta senang terhadap lahirnya Yesus Kristus.

Sama halnya dengan kita mengucapkan selamat dan ikut senang kepada teman yang mendapatkan hadiah, kita bukan senang terhadap hadiahnya melainkan gembira melihat teman kita senang, sebagai sesama manusia ini adalah bentuk hubungan yang baik, begitu pula dengan maksud ringkasan di atas

Setiap orang memiliki cara pandang yang beragam tentang ucapan selamat hari raya agama lain oleh seorang Muslim, ada juga yang berpendapat bahwa mengucapkan selamat Natal itu dibolehkan bagi Muslim asalkan tidak mengikuti acaranya, jadi sebatas ucapan kegembiraan terhadap sesama umat manusia.